Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Rasio Utang Pemerintah Masih Aman

Jakarta, 16/05/2013 MoF (Fiscal) News – Kementrian Keuangan mengaku tengah berupaya menurunkan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) secara terukur. Di mana, pada tahun depan direncanakan rasio utang bisa ditekan di level 22 persen. Demikian disampaikan Direktur Strategi Portofolio Utang Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementrian Keuangan Schneider Siahaan di Jakarta, Selasa (14/5).

Menurutnya, rasio utang pemerintah saat ini dinilai cukup baik dan relatif aman bagi kelangsungan fiskal. Pasalnya, jika dibandingkan dengan negara-negara maju yang mempunyai rasio utang di atas 60 persen, maka Indonesia termasuk dalam kategori yang masih rendah.

“Kalau dibandingkan dengan negara maju lainnya seperti Amerika Serikat, Jepang dan negara-negara Eropa, kita lebih rendah dari mereka sehingga masih aman,” jelasnya.

Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Zenathan Adnin mengatakan, rasio utang terhadap GDP yang berada di kisaran 20 persen masih dikategorikan aman, apalagi pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terus tumbuh lebih dari 6 persen per tahunnya. Adapun untuk kategori debt to GDP dalam pertemuan G20, kategori aman di Indonesia sekitar 60 persen, sehingga pemerintah masih mempunyai ruang untuk melakukan pinjaman luar negeri untuk pembelanjaan anggarannya agar lebih optimal.

Kendati demikian, penarikan utang yang dilakukan pemerintah, sambungnya, harus yang bersifat priorotas. Salah satunya untuk kebutuhan pembiayaan infrastruktur dan energi. "Hanya memang pengawasan dan pengalokasian dana pinjaman ini harus ketat dan dipergunakan sebagaimana mestinya," pungkasnya. (ans)