Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Ratusan Ribu Lembar Uang Palsu Dimusnahkan

Jakarta, 21/02/2014 MoF (Fiscal) News - Bank Indonesia (BI) dan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim POLRI) menggelar pemusnahan temuan uang rupiah palsu pada 20 Februari 2014 di Kantor BI, Jakarta. Pemusnahan dilakukan untuk melindungi masyarakat dengan memastikan bahwa uang rupiah palsu yang ditemukan tidak beredar kembali di masyarakat.

Pemusnahan temuan uang rupiah palsu ini dilaksanakan berdasarkan Surat Penetapan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 01/Pen.Mus.Pid/2014/PN.Jkt.Sel tanggal 7 Januari 2014 perihal Penetapan Ketua Pengadilan Negeri tentang Pemberian Izin kepada Penyidik untuk Melakukan Pemusnahan Benda Sitaan. Berdasarkan Surat Penetapan tersebut, total uang rupiah palsu yang dimusnahkan adalah sebanyak 135.110 lembar. Jumlah tersebut terdiri atas 67.278 lembar uang rupiah palsu pecahan Rp100.000,00; 56.764 lembar pecahan Rp50.000,00; 5.033 lembar pecahan Rp20.000,00; 3.553 lembar pecahan Rp10.000,00; 2.460 lembar pecahan Rp5.000,00; 19 lembar pecahan Rp2.000,00; dan 3 lembar pecahan Rp1.000,00.
 
Uang palsu yang dimusnahkan ini merupakan hasil temuan dari proses penyortiran uang kertas di BI dan laporan masyarakat kepada Kepolisian dan perbankan, yang kemudian diserahkan kepada Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim POLRI. Temuan uang palsu tersebut terkumpul sejak tahun 2008 sampai dengan 2013, dan saat ini tersimpan di Bareskrim POLRI.

Uang palsu yang dimusnahkan ini merupakan temuan yang bukan menjadi barang bukti tindak pidana, karena pemusnahan uang palsu barang bukti tindak pidana merupakan kewenangan Kejaksaan Agung, dan dilakukan setelah suatu kasus tindak pidana mempunyai kekuatan hukum tetap. Sebagai informasi, sepanjang tahun 2013, rasio temuan uang palsu sebesar sebelas lembar per satu juta lembar Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD).(wa)