Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Realisasi Investasi 2015 Naik 17,8 Persen

Jakarta, 25/01/2016 Kemenkeu - Realisasi investasi tahun 2015 meningkat 17,8 persen atau sebesar Rp545,5 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini melebihi target tahun 2015 yang dipatok Rp519,5 triliun. Dari data yang dilansir dari keterangan pers BKPM, komposisi realisasi investasi yang terdiri dari PMDN meningkat 15% sebesar Rp179,5 triliun. Sementara itu, PMA juga meningkat 19,2% sebesar Rp365,9 triliun.

Menurut Kepala BKPM Franky Sibarani capaian realisasi investasi tahun 2015 yang melampaui target merupakan sesuatu yang patut diapresiasi, di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi global. “Kinerja investasi tetap menunjukkan geliat ditandai dengan pertumbuhan yang memberikan dampak berganda, antara lain peningkatan penyerapan lapangan kerja, memperlihatkan kepercayaan investor terhadap kondisi fundamental ekonomi dan politik Indonesia, serta prospek pertumbuhan ekonomi ke depan dapat terjaga dengan baik,” katanya seperti dikutip pada Senin (25/01).

Capaian positif ini, tambah Franky, memberikan optimisme prospek investasi Indonesia ke depan masih cukup baik. Pemerintah juga telah mengeluarkan berbagai paket kebijakan dengan berbagai pilihan insentif investasi, penyederhanaan perizinan dan berbagai kemudahan pada investor, termasuk fasilitasi atas permasalahan yang dihadapi investor. “Perkembangan yang terakhir adalah BKPM telah meresmikan Layanan Izin Investasi 3 Jam dengan 9 produk pada hari Senin, 11 Januari 2016 yang lalu,” tambahnya lagi.

Dari data BKPM, realisasi investasi sepanjang Januari-Desember 2015 menyerap tenaga kerja sebanyak 1.435.711 orang, atau naik 0,3% dibandingkan periode yang sama Tahun 2014, sebesar 1.430.846 orang. Tahun ini, BKPM menargetkan angka ini dapat menembus level 2 juta orang. (as)