Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Realisasi Sementara Pendapatan Negara dalam APBN-P 2015 Capai Rp1.504,5 Triliun

Jakarta, 28/01/2016 Kemenkeu - Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro menyampaikan update terkini realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015. Berdasarkan perkembangan data terbaru, realisasi pendapatan negara mencapai Rp1.504,5 triliun atau sebesar 85,4 persen dari target APBN-P tahun 2015 yang sebesar Rp1.761,6 triliun.

Penambahan pada sisi pendapatan negara ini, jelas Menkeu, terjadi karena banyaknya penerimaan yang masuk pada detik-detik akhir tanggal 31 Desember 2015. “Banyak penerimaan masuk yang mendekati detik-detik terakhir tahun 2015, yaitu tanggal 31 Desember tengah malam, nah itu ada beberapa yang belum sempat terecord di dalam penerimaan per 31 Desember,” jelas Menkeu pada konferensi pers Realisasi Sementara APBN-P 2015 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta pada Rabu (27/1).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, angka tersebut berasal dari pertama, penerimaan perpajakan, yang meliputi penerimaan dari pajak dan bea cukai sebesar Rp1.240,4 triliun atau 83,3 persen dari target APBN-P 2015. Kedua, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp253,7 triliun atau sekitar 94,3 persen dari target APBN-P 2015.

Selain itu, realisasi penerimaan hibah tercatat mencapai 304 persen dari target APBN-P 2015 yang sebesar Rp3,3 triliun. “Untuk hibah ternyata realisasinya lebih tinggi dari yang ditargetkan yaitu Rp10,4 triliun,” tambahnya.

Menkeu menambahkan, meskipun sudah hampir pasti, tetapi angka-angka tersebut merupakan angka sementara, sehingga masih ada kemungkinan adanya perubahan/penambahan. “Kenapa sementara? Karena kalau yang final nanti adalah yang sudah diaudit dalam LKPP (Laporan Keuangan Pemerintah Pusat) nanti kira-kira di pertengahan tahun 2016 ini,” jelasnya.(nv)