Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Reformasi Struktural, Kunci Pertumbuhan Ekonomi Berkesinambungan

Jakarta, 23/03/2016 Kemenkeu - Di tengah ketidakpastian ekonomi global, peningkatan kekuatan ekonomi domestik menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan potensi pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan yaitu melalui reformasi struktural.

Asian Development Bank (ADB) menilai, saat ini merupakan saat yang tepat bagi otoritas di negara berkembang, termasuk Indonesia, untuk fokus kepada reformasi struktural. Senada, Bank Indonesia (BI) juga menilai bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkesinambungan tidak akan dapat terwujud jika permasalahan struktural tidak segera diselesaikan.

“Kebijakan moneter dan fiskal terutama ditujukan untuk menyokong permintaan (demand). Namun, permintaan tidak dapat dioptimalkan apabila permasalahan struktural tidak diselesaikan dengan baik,” jelas Gubernur BI Agus Martowardojo seminar internasional bertajuk ‘Structural Reforms in Emerging Asia’ yang diselenggarakan pada Rabu (23/3) di Jakarta, sebagaimana dikutip dari laman BI.

Sebagai informasi, acara tersebut dihadiri oleh para akademisi dan praktisi baik dari dalam maupun luar negeri, yang membahas mengenai bagaimana reformasi struktural dapat membuat terobosan bagi percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan. Para pembicara dalam seminar ini antara lain mantan Menteri Keuangan Chatib Basri, Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo serta Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara. Selain itu, hadir pula oleh Dirjen Kementerian Dalam Negeri India Ajay Chhibber dan perwakilan Pusat Pengembangan Riset Tiongkok Shantong Li.(nv)