Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

RI dan Jepang Tandatangani Kesepakatan Pengambilalihan Inalum


Jakarta, 10/12/2013 MoF (Fiscal) News - Pemerintah Indonesia dan Pihak Jepang telah menandatangani kesepakatan pengambilalihan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) di Ruang Garuda, Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (9/12). Dengan ini, seluruh saham yang dimiliki oleh Nippon Asahan Aluminum Co., Ltd. (NAA) telah menjadi milik Indonesia.


Menteri Perindustrian M.S. Hidayat menjadi wakil Pemerintah Indonesia, sementara Pihak Jepang diwakili oleh Chairman NAA Jepang Yoshihiko Okamoto serta para direktur PT Inalum dan pihak JICA. Selanjutnya, penandatangan Akta Peralihan Saham (Deeds of Share) akan dilakukan di kantor Kementerian Negara BUMN pada tanggal 19 Desember 2013, di mana Pemerintah Indonesia akan diwakili oleh Menteri Negara BUMN. Jika Akta tersebut telah ditandatangani, berarti pihak NAA telah menyerahkan seluruh sahamnya kepada Indonesia, sehingga terhitung tanggal tersebut PT Inalum menjadi 100 persen milik Indonesia.


PT Inalum (Proyek Asahan) merupakan proyek kerja sama persahabatan antara pihak Jepang dan Pemerintah Indonesia guna mengembangkan pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kabupaten Toba Samosir, dan Pabrik Peleburan Aluminium (PPA) di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara.(fin)