Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

RI Masih Ditopang Domestik

Jakarta, 25/07/2013 MoF (Fiscal) News – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 1 hingga 2 tahun mendatang diproyeksikan masih banyak ditopang oleh kondisi perekonomian dalam negeri. Menteri Keuangan M. Chatib Basri mengatakan, pertumbuhan perekonomian nasional akan kembali menguat akibat memasuki tahun pemilu yang diiringi dengan laju inflasi mereda dan kian terkendali, serta konsumsi jelang akhir tahun. Namun, Menkeu berharap, meski memasuki tahun pemilu, investasi juga dapat terus tumbuh. “Karena jika investasinya tumbuh bisa berdampak jangka panjang pada pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.

“Itu empirical evidence-nya memang menunjukan konsumsi yang cukup tinggi. Tapi kalau ditanya, saya nggak terlalu senang dengan (pertumbuhan) seperti itu. Pertumbuhan harus didukung bukan cuma ini (pemilu) tapi investasi. Dan ini kan realitas jadi kita harus terima dulu,” tegasnya. Menurut Menkeu, daya beli masyarakat akan meningkat seiring promosi dalam pemilu, sedangkan risiko inflasi terutama pasca kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi, akan mereda dalam beberapa bulan mendatang.

“Oleh karena itu, saat ini Pak Gita (Menteri Perdagangan) dan Pak Suswono (Menteri Pertanian) saat ini sedang bekerja keras supaya sejumlah harga bahan makanan bisa mengalami penurunan. Karena kalau ini menurun maka daya belinya bisa naik. Dan saya masih cukup optimistik karena efek dari kenaikan harga BBM itu hanya 3 bulan, jadi kalau Oktober atau November nanti bisa ada deflasi maka itu bisa dorong pertumbuhan (ekonomi) juga,” kata Menkeu. (ak)