Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

RI Siap Jadi Pusat Ekonomi Syariah

Jakarta, 18/11/2013 MoF (Fiscal) News – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencanangkan Gerakan Ekonomi Syariah (Gres!) di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Minggu (17/11) pagi. Presiden dalam sambutannya mengatakan, Gres! telah ditetapkan sebagai agenda nasional. Ke depan, Indonesia diharapkan dapat menjadi pusat perekonomian syariah dunia. "Kita ingin menjadikan negeri kita menjadi pusat ekonomi syariah dunia," kata ungkapnya.

Pemerintah telah melakukan 4 langkah strategis dalam rangka menumbuhkembangkan ekonomi syariah di Indonesia. Pertama, dengan menyediakan payung hukum yang dibutuhkan bagi pengembangan industri keuangan syariah. Hal ini tercermin dalam UU nomor 19 Tahun 2008 tentang sukuk negara. "UU nomor 21 Tahun 2008 tentang perbankan syariah, dan UU nomor 42 Tahun 2009 terkait perpajakan yang memberikan tax neutrality bagi transaksi keuangan syariah," kata presiden.

Kedua, sejak tahun 2008, pemerintah melalui Kementerian Keuangan secara reguler menerbitkan sukuk guna mendukung pendalaman pasar keuangan syariah. Presiden mengatakan, pemerintah telah melibatkan perbankan syariah dalam berbagai program pembiayaan pemerintah seperti KUR dan juga menerbitkan Indonesia Syariah Stock Index. "Tidak hanya itu, melalui Kemenag kita juga terus meningkatkan profesionalitas pengelolaan dana haji melalui instrumen pengelolaan syariah, dan terus mendorong pengelolaan zakat tunai secara lebih baik lagi," katanya.

Ketiga, presiden mengatakan, dalam Festival Ekonomi Syariah tahun 2008 dan World Economic Forum tahun 2009, pemerintah telah mencanangkan pengembangan keuangan ekonomi syariah sebagai agenda nasional dan menetapkan visi Indonesia sebagai pusat keuangan ekonomi syariah dunia.

Sedangkan yang keempat, pemerintah juga secara aktif melakukan koordinasi dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan. Baik itu dengan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Badan Amil Zakat Nasional, Majelis Ulama Indonesia, dan organisasi lainnya untuk terus mendorong tumbuh dan berkembangnya ekonomi syariah di tanah air. (ak)