Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Rugikan Negara Rp4,5 Miliar, Barang Ilegal Ini Dimusnahkan Bea Cukai Sumut

Jakarta, 05/11/2015 Kemenkeu - Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi memimpin pemusnahan rokok, minuman keras, obat-obatan dan kosmetik ilegal hasil penindakan di wilayah kerja Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Utara serta Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Belawan. Pemusnahan dilakukan pada Rabu (4/11).

Barang-barang yang dimusnahkan ini merupakan barang bukti hasil penindakan sepanjang tahun 2014 sampai dengan Juni 2015. Secara rinci, barang-barang tersebut meliputi 3.157.575 batang rokok ilegal, 19.065 botol minuman keras (Minuman Mengandung Etil Alkohol/MMEA), 4.224 kaleng minuman keras, 2.827 krat minuman ringan, 1.431 koli obat-obatan, 14 karton obat-obatan, 437 buah kosmetik, dan 3 boks kosmetik.

Total potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan melalui penindakan tersebut mencapai Rp4,48 miliar. Menurut Dirjen Bea dan Cukai, selain tidak membayar cukai sehingga mengganggu perekonomian, barang-barang ilegal tersebut juga diyakini memberikan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat.

Ia menambahkan, saat ini DJBC semakin gencar melakukan penangkapan barang kena cukai, dengan harapan tidak ada lagi barang kena cukai, baik berupa rokok maupun minuman keras ilegal yang tidak membayar cukai. Selain itu, Kanwil DJBC Sumatera Utara sendiri juga tengah memberikan perhatian terhadap peredaran kosmetik dan obat-obatan ilegal di wilayah pengawasannya. Pengawasan terhadap kosmetik dan obat ilegal ini dilakukan sesuai dengan peran community protection yang menjadi tugas DJBC.(nv)