Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Rugikan Negara Rp4,5 Miliar, Penyelundupan Pasir Timah Digagalkan Patroli Bea Cukai Kepri

Jakarta, 21/10/2015 Kemenkeu - Petugas bea dan cukai Kepulauan Riau (Kepri) berhasil menggagalkan penyelundupan 20 ton pasir timah ilegal yang merugikan negara hingga Rp4,5 miliar. Sedianya, pasir timah tersebut akan diselundupkan ke Malaysia.

Dari keterangan resmi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) pada Selasa (20/10) diketahui, pasir timah yang berasal dari Kalimantan Barat tersebut diangkut oleh KM Hamidah ke Tanjung Pengelih, Malaysia. Namun, penyelundupan berhasil digagalkan oleh petugas Kapal Patroli BC-9004 dari Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri di Perairan Tokong Malang Biru.

Dengan asumsi harga pasir timah 16 ribu dolar AS per ton, potensi kerugian negara yang timbul akibat penyelundupan tersebut diperkirakan mencapai Rp4,5 miliar. Ini merupakan penyelundupan pasir timah kedua yang dilakukan oleh KM Hamidah. Sebelumnya, pada Bulan September lalu, KM Hamidah telah berhasil menyelundupkan 19 ton pasir timah ke Malaysia dengan modus yang sama, yakni tanpa dilengkapi dokumen yang sah.

Saat ini, nakhoda KM Hamidah bersama empat orang Anak Buah Kapalnya telah ditetapkan sebagai tersangka, dan dititipkan di Rumah Tahanan Kelas II Tanjung Balai Karimun.(nv)