Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Secara Jangka Panjang, Inflasi Bisa Terkendali

Jakarta, 01/03/2013 MoF (Fiscal) News - Tingginya laju inflasi pada bulan Februari 2013 lebih dikarenakan regulasi impor sebagai kepentingan swasembada pangan. Namun, diharapkan pada bulan Maret dan April, inflasi kembali bisa dikendalikan. Demikian disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Badan kebijakan Fiskal (BKF) Bambang P.S. Brodjonegoro di Jakarta, Jumat (1/3).

Ia mengatakan, inflasi Februari sebesar 0,75 persen adalah efek dari regulasi pembatasan impor, sehingga mengganggu harga buah maupun daging menjadi mahal. Ke depan, Kementerian Pertanian perlu benar-benar memperhatikan untuk tidak hanya terpaku kepada kepentingan swasembada, tetapi juga mempertimbangkan dampak inflasi. "Kalau harga domestik tinggi yang rugi masyarakat secara keseluruhan," terangnya.

Menurutnya, kebijakan untuk pangan ini dikoordinasikan di Kantor Menko Perekonomian dan mudah-mudahan dapat diatasi untuk tidak memicu inflasi. "Kita lihat jangka panjang untuk Maret dan April ini bisa dinetralisir, karena kebijakan pembatasan impor yang kurang memperhatikan kebutuhan di dalam negeri," pungkasnya. (ans)