Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Sektor Industri Masih Tak Tergantikan

Jakarta, 17/02/2016 Kemenkeu - Di tengah resesi ekonomi dunia dalam dua tahun terakhir, Indonesia masih menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibanding beberapa negara lain. Salah satu sektor yang menjadi penyumbang pertumbuhan tersebut adalah industri. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, sektor industri punya karakteristik yang tidak bisa digantikan oleh pilar ekonomi lain, yaitu dapat menyerap banyak tenaga kerja, produktivitas yang relative tinggi, serta mampu melahirkan keterkaitan dengan kegiatan yang lain.


Di Indonesia, salah satu bagian sektor industri yang lambat berkembang adalah hilirisasi industri yang berbasis Sumber Daya Alam, salah satunya karena lambatnya respon dari sisi regulasi pemerintah. “Undang-undang minerba (mineral dan batu bara-red) baru keluar saat ekonomi dunia melambat, ini membuat komplikasi jadi banyak,” katanya saat Rapat Kerja Kementerian Perindustrian, seperti dilansir melalui laman Kemenko Perekonomian pada Rabu (17/02).


Saat ini, Kemenko Perekonomian, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kementerian Perdagangan tengah memperbaiki indeks Ease of Doing Bussiness atau kemudahan berbisnis di Indonesia secara intensif. Berdasarkan survei Bank Dunia, tahun lalu Indonesia berada peringkat 109. Pemerintah menargetkan posisi EoDB Indonesia dapat lebih membaik hingga berada pada kisaran double digit di tahun ini. Menko berharap, saat berbagai prosedur usaha telah dibenahi, sektor industri akan mendominasi untuk perkembangan ekonomi lebih lanjut.  (as)