Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

September 2017, Indonesia akan Implementasi Pertukaran Informasi Otomatis

Jakarta, 13/11/2015 Kemenkeu - Indonesia akan menjadi salah satu negara pengadopsi awal (early adopter) dari Automatic Exchange Of Information, di Bulan September 2017. Dengan pertukaran informasi ini, akses pada akun perbankan di seluruh dunia dapat diakses untuk urusan perpajakan. Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mengapresiasi kerja sama yang dilakukan oleh G20 dan The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) tersebut.


“Kita ingin mengapresiasi G20, setelah kerja sama dengan OECD bisa melakukan Kesepakatan international tax treatment. G20 dan OECD bisa selesaikan study base erosion dan profit shifting, dan sepakat mengimplementasikan Automatic Exchange of Information, yang secara global pada 2018,” jelasnya saat konferensi pers di Aula Djuanda pada Jumat (13/11).


Sebagai salah satu negara G20, Indonesia akan menjadi contoh dalam implementasi pertukaran informasi tersebut.  Menurut Menkeu, ini akan sangat membantu pengumpulan pajak ke depannya, mengingat based erosion dan profit shifting sangat relevan di Indonesia. “Ada praktek transfer pricing yang terjadi. Mereka mengurangi profit disini, di-shift ke negara lain. Ini merugikan,” tegasnya. Menkeu menambahkan, untuk mempersiapkan implementasi tersebut, pemerintah akan melakukan penyesuaian pada beberapa peraturan dan perundangan. (as)