Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Setelah Jakarta, Giliran Bea Cukai Ambon Musnahkan 29 Ribu Botol Miras Ilegal

Jakarta, 26/10/2015 Kemenkeu - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Ambon memusnahkan puluhan ribu botol minuman keras ilegal pada Rabu (21/10) pekan lalu. Tanpa dilekati pita cukai, total sebanyak 29.408 botol minuman keras tersebut akhirnya dimusnahkan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon.

Secara rinci, minuman keras yang dimusnahkan terdiri atas 369 karton  atau 5.280 botol merk Topi Miring; 55 karton atau 660 botol Beras Kencur cap Orang Tua; 517 karton atau 11.808 botol Asoka Vodka Lemon; 103 karton atau 1.236 botol merk New Port; 263 karton atau 6.836 botol Drum Whisky; 28 karton atau 336 botol merk Iceland Vodka; dan 173 karton atau 3.252 botol Anggur Kolesom cap Orang Tua.

Dari keterangan resmi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) diketahui, pada umumnya, minuman keras berbagai merk tersebut mengandung etil elkohol dengan kadar di atas lima persen. Puluhan ribu botol miras tersebut disita karena melanggar ketentuan Undang-Undang (UU) Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

Kerugian negara yang berhasil diselamatkan Bea Cukai Ambon dengan pengungkapan kasus miras ilegal ini mencapai Rp1,39 miliar. Selain itu, hal ini juga menghindarkan masyarakat dari hal-hal yang mengganggu ketertiban.(nv)