Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

SILPA Tahun Ini Berpotensi di Bawah Rp10 Triliun



Jakarta, 02/12/2013 MoF (Fiscal) News - Pemerintah memperkirakan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013 berada di bawah Rp10 triliun. Angka ini lebih kecil jika dibandingkan tahun 2012 yang tersisa sebesar Rp34 triliun. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Anggaran Askolani di Jakarta, Jumat (29/11).

"Kemungkinan SILPA berdasarkan hitungan di Bulan November ini perkiraannya akan di bawah Rp10 triliun, tapi perkiraan ini berubah terus, karena perhitungan bulan lalu bisa di atas Rp10 triliun. Baru di akhir Desember bisa lebih tepat prediksinya," terangnya. Ia memaparkan, realisasi anggaran sampai dengan 22 November 2013 menunjukkan hasil cukup baik, dimana pendapatan negara mencapai Rp.1.195,6 triliun atau 79 persen dari pagu APBN-P 2013. Sementara, belanja negara mencapai Rp1.302,3 triliun atau 75 persen dari pagu APBN-P 2013. Dengan realisasi pendapatan dan belanja tersebut, sejauh ini defisit masih tercatat sebesar 1,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).


Dengan realisasi SILPA yang lebih kecil dari tahun lalu, lanjutnya, Sisa Anggaran Lebih (SAL) juga diperkirakan akan menyusut dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp105,34 triliun. Namun, SAL tidak dapat dipergunakan secara leluasa, karena sudah ditentukan peruntukannya. "Dalam SAL itu sudah punya plot-plotnya, ada uang untuk BLU (Badan Layanan Umum), untuk migas, dan uang itu tidak bisa diambil. Yang fleksibel itu cuma Rp40-50 triliun, yang lain tidak bisa dipindahkan ke APBN," ungkapnya.(ans)