Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Sinergi Pusat dan Daerah untuk Dukung Asian Games 2018

Palembang, 26/05/17 Kemenkeu - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono dan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin, melakukan peninjauan proyek Jakabaring Sport City (JSC) pada Rabu (24/05), yang merupakan arena Asian Games 2018 di Palembang. Menkeu mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk mencapai target penyelesaian pengerjaan pembangunan, dan renovasi proyek infrastruktur pendukung Asian Games 2018.


"Kita bangga menjadi tuan rumah Asian Games tahun depan. Pak Gubernur ada di sini tentu kita sangat berterima kasih bahwa seluruh persiapan berjalan luar biasa sesuai dengan waktu yang ditetapkan. Menteri PU dengan seluruh proyek pendukungnya. Luar biasa di dalam mengerjakan, tadi saya tanya semuanya 3 shift. Jadi, kerja itu hampir 24 jam. Pak Menteri Perhubungan seperti kita lihat tadi juga mengunjungi LRT yang merupakan salah satu urat nadi untuk pergerakan dari seluruh masyarakat nanti, tidak hanya saat Asian Games dan tentu untuk Palembang secara keseluruhan," ungkap Menkeu.


Beberapa arena di komplek olahraga ini sedang mengalami perbaikan antara lain perpanjangan kolam dayung dan renovasi lapangan tembak. Renovasi dan perluasan dilakukan untuk memenuhi standar internasional pertandingan. Menkeu menyambut baik pembangunan infrastruktur di Palembang sebagai salah satu contoh penggunaan anggaran negara dari pajak masyarakat, dan dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


"Sebagian dari anggaran di sini adalah berasal dari APBN, sebagian lagi dari APBD, dan sebagian lagi berasal dari partisipasi masyarakat umum melalui private sector. Kita tentu berharap bahwa seluruh persiapan ini akan berjalan secara baik. Kita semua tahu bahwa olahraga adalah suatu event yang bisa merekatkan kita sebagai bangsa, untuk bersatu mendukung keseluruhan olahragawan kita untuk mendapatkan juara," jelas Menkeu. (ip/as)