Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Sudah Ada Prefunding, Menkeu Minta K/L Percepat Eksekusi Proyek

Jakarta, 18/01/2016 Kemenkeu - Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mendorong agar kementerian/lembaga (K/L) dapat mempercepat eksekusi dari ratusan proyek infrastruktur yang telah dilelang, baik pekerjaan fisik maupun jasa konsultansi. Ia mengungkapkan, sudah cukup banyak proyek infrastruktur yang dapat mulai dieksekusi pada Bulan Januari ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan, hal tersebut dimungkinkan karena pemerintah telah melakukan prefunding Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 sejak akhir tahun 2015 lalu. “Kita dorong mereka agar percepat eksekusi dari project-project tersebut, dan dengan kita dimungkinkan mendapatkan prefinancing sebelum Bulan Januari, maka Bulan Januari ini sudah cukup banyak project-project infrastruktur yang bisa dimulai,” jelas Menkeu di kantornya pada Kamis (14/1).

Eksekusi dari proyek-proyek tersebut, lanjutnya, diharapkan mampu memberikan efek pengganda (multiplier effect) bagi perekonomian nasional, karena sebagaimana diinstruksikan Presiden, proyek-proyek ini sebisa mungkin harus menggunakan komponen yang berasal dari dalam negeri, selain juga bersifat padat karya. “Kalau sudah dimulai, harapan kita akan dapat memberikan dampak ekonomi yang besar,” katanya.

Selain itu, jika eksekusi proyek dapat dilakukan segera, K/L akan memiliki ruang yang cukup untuk melakukan perencanaan yang lebih baik lagi, sehingga belanja pemerintah yang produktif dapat dicapai. “Kalau kementerian-kementerian mempunyai ruang yang lebih cukup untuk melakukan perencanaan lebih baik, harapannya tingkat penyerapan mereka akan lebih tinggi, sehingga otomatis belanja akan bisa jadi produktif,” jelasnya.(nv)