Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Sukuk Ritel 014, Bangkitkan Ekonomi Negeri Lewat Investasi

Jakarta, 26/02/21 Kemenkeu - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, kembali menerbitkan Sukuk Ritel (SR) dengan seri SR014. Sukuk Ritel adalah produk investasi syariah yang ditawarkan oleh Pemerintah kepada individu Warga Negara Indonesia, sebagai instrumen investasi yang aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan.

“Sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas pembiayaan APBN sekaligus pemberdayaan ekonomi berbasis syariah, Pemerintah sejak tahun 2009 telah menerbitkan apa yang disebut SBSN Surat Berharga Syariah Negara atau biasa juga dikenal sukuk negara,” jelas Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Luky Alfirman dalam sambutannya pada acara Virtual Launching Sukuk Ritel Seri SR014  dengan tema Bangkitkan Ekonomi Negeri Lewat Investasi, Jum’at (26/02).

Luky menambahkan, pemerintah dalam menerbitkan produk Surat Berharga Negara Ritel yang berbasis syariah tidak gegabah karena harus mendapatkan fatwa dan opini syariah dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI). Semua dokumen transaksi underlying asset disampaikan kepada DSN MUI untuk dilakukan assesment dan memastikan bahwa sukuk ritel ini sesuai dengan prinsip syariah.

“Sukuk ritel telah berhasil menarik minat yang sangat besar dari masyarakat. Total penerbitan saat ini sudah mencapai seri yang ke 14 pada hari ini. Kalau kita lihat dari 13 seri sebelumnya total penerbitan telah mencapai 204,6 triliun dengan jumlah total investor mencapai 350 ribuan dan tersebar di 34 provinsi. Sukuk negara merupakan instrumen investasi bagi investor termasuk investor syariah yang mungkin hanya bisa berinvestasi dan melakukan penempatan pada instrumen syariah” ungkap Luky.

undefinedPemerintah membuka masa penawaran sukuk ritel seri SR014 yang merupakan penerbitan sukuk ritel pertama di 2021 kepada masyarakat luas yang diberi kesempatan untuk melakukan pemesanan pembelian secara online melalui sistem elektronik atau platform online melalui 30 Mitra Distribusi (Midis) yang telah ditunjuk oleh pemerintah dengan masa penawaran mulai dari 26 Februari sampai dengan 17 Maret 2021. 

“Dalam kesempatan yang baik ini kami menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu pemerintah dalam memasarkan Sukuk Negara Ritel Seri SR014 diantaranya tentu saja para mitra distribusi, DSN MUI,  Bursa Efek Indonesia, mitra kami Bank Indonesia, OJK dan LPS serta pihak terkait  lainnya termasuk rekan-rekan media yang ikut membantu mensosialisasikan penerbitan sukuk negara ritel 014 ini kepada masyarakat luas. Harapan kami kiranya penjualan dan penerbitan SR014 ini mendapatkan sambutan yang baik dari  masyarakat luas,” pungkas Luky.

Sebagai informasi,  SR014 diterbitkan dengan pemesanan mulai dari Rp 1 Juta dan memiliki tingkat imbalan tetap sebesar 5,47% p.a. Sukuk Ritel dikelola berdasarkan prinsip syariah, tidak mengandung unsur maysir (judi) gharar (ketidakjelasan) dan riba (usury), serta telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Penerbitan Sukuk Ritel menggunakan struktur akad Ijarah - Asset to be Leased. Dana hasil penerbitan akan digunakan untuk kegiatan investasi berupa pembelian hak manfaat Barang Milik Negara untuk disewakan kepada Pemerintah serta pengadaan proyek untuk disewakan kepada Pemerintah. Imbalan berasal dari keuntungan hasil kegiatan investasi tersebut. (ip/mr/hpy)

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan mengunjungi tautan berikut ini: https://www.kemenkeu.go.id/sukukritel