Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Syarat Daerah Terbitkan Local Bond


Jakarta, 24/03/2011 MoF (Fiscal) News - Beberapa daerah telah mengemukakan ketertarikannya untuk menerbitkan local bond. “Tetapi, ada beberapa syarat yang harus dimiliki oleh daerah  tersebut. Apakah daerah tersebut eligible atau tidak,” ungkap Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Marwanto Harjowiryono dalam konferensi pers di Gedung Djuanda 1 Kementerian Keuangan, Jakarta pada Kamis (24/3).

Pertama, outstanding loan maksimal 75 % dari pendapatan umum daerah. “jadi, itu PAD (Pendapatan Asli Daerah) plus dana-dana transfer dari daerah,” imbuhnya. Selanjutnya, daerah hanya dapat melakukan penerbitan local bond untuk proyek yang mendatangkan revenue, yang menjadi underlying asset. “Tapi, tidak hanya itu saja, daerah harus menunjukkan kekuatan untuk bayar bond. Istilah nya DSCR (Debt Service Coverage Ratio), kemampuan daerah untuk membayar hutang masa lalu,” jelas Marwanto

Untuk penerapan local bond, diharapkan dalam waktu tidak terlalu lama akan dapat dilakukan. Tetapi, Marwanto mengingatkan bahwa local bond adalah sesuatu yang baru, sehingga proses persiapan hingga  implementasi harus dilakukan dengan hati-hati. “Pengalamanan negara lain, ada beberapa Negara pada saat krisis disebabkan oleh besarnya pinjaman daerah di negara itu, yang kemudian disaat default harus ditanggung pemerintah pusat,” pungkasnya. (as)