Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Target Penerimaan Bea Cukai Meningkat pada RAPBN-P 2013

Jakarta, 31/05/2013 MoF (Fiscal) News - Target penerimaan bea dan cukai pada Rancangan Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P)  2013 meningkat menjadi Rp152,15 triliun. Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Agung Kuswandono dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Kamis (30/5) mengatakan, sebelumnya target penerimaan bea dan cukai dalam APBN 2013 dipatok pada angka Rp150,7 triliun.
Sebagai upaya untuk menambah pendapatan negara sekaligus mengurangi defisit anggaran, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mengusulkan kepada DPR untuk mengenakan cukai pada minuman bersoda dan penyedap makanan. Agung juga menegaskan, bahwa  pihaknya akan berusaha dan bekerja keras untuk mencapai target penerimaan bea cukai yang tercantum dalam RAPBN-P 2013. "Kami (DJBC) optimis dan akan bekerja dengan semaksimal mungkin," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi XI DPR yang juga anggota Panitia Kerja Bea Cukai  Maruarar Sirait mendukung penuh, bahkan menyambut baik usulan Dirjen Bea Cukai tersebut. Ia juga mencontohkan sejumlah negara yang telah berhasil meningkatakan pendapatan negara dan berhasil dengan cara pengenaan cukai pada minuman bersoda dan penyedap makanan. "ini boleh jadi cara yang mujarab," ucapnya.(ak)