Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Tertunda 43 Tahun, Proyek SPAM Umbulan Segera Direalisasikan

Jakarta, 22/07/2016 Kemenkeu - Setelah tertunda selama 43 tahun, pemerintah akhirnya akan segera merealisasikan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan. Pembangunan proyek ini akan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Untuk menandai dimulainya proyek tersebut, pada Kamis (21/07) kemarin, Gubernur Jawa Timur Soekarwo selaku penanggung jawab proyek kerja sama (PJPK) melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT Meta Adhya Tirta Umbulan selaku badan usaha yang akan melaksanakan proyek.

Penandatanganan perjanjian dilakukan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono serta Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo.

Pada saat bersamaan, dilakukan pula tiga penandatanganan perjanjian turunan dari kerja sama tersebut. Pertama, perjanjian penyediaan air minum curah antara Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Provinsi Jawa Timur dengan PT Meta Adhya Tirta Umbulan. Kedua, perjanjian penjaminan infrastruktur antara PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) dengan PT Meta Adhya Tirta Umbulan. Ketiga, perjanjian regres antara Gubernur Jawa Timur dengan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, SPAM Umbulan adalah proyek pertama di sektor air yang memperoleh dukungan pemerintah dalam bentuk Viability Gap Fund (VGF). Meskipun telah direncanakan sejak 43 tahun lalu, proyek ini baru ditetapkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai salah satu proyek dengan skema KPBU pada tahun 2010.(nv)