Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan kepada awak media dalam acara konferensi pers “APBN KiTa (Kinerja dan Fakta) di Aula Djuanda, Kemenkeu (20/12).

Tidak Akan Ada Ijon Untuk Capai Target Penerimaan Pajak

Jakarta, 21/12/2017 Kemenkeu - Penerimaan pajak hingga 15 desember 2017 mencapai Rp1.058,4 triliun atau 82,5% dari target APBNP 2017. Walaupun demikian, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan dengan tegas bahwa tidak akan melakukan ijon untuk mencapai target penerimaan pajak

“Saya tidak membolehkan adanya ijon supaya keliatannya tercapai. Kalau mau keliatan keren kan bisa saja kita ambil penerimaan di Januari untuk ditarik, tapi itu kan tidak baik. Jadi kita mau tetap sesuai (tata kelola),” kata Menkeu saat konferensi pers APBN Kita, Rabu (20/12).

Menkeu menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan sampai dengan akhir tahun. Seluruh jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan meneliti secara detail potensi-potensi penerimaan. Diperkirakan sampai dua minggu kedepan akan ada potensi penerimaan bertambah sekitar Rp100 triliun.

Lebih lanjut, Menkeu juga mengungkapkan strategi untuk mengoptimalkan penerimaan pajak. Strategi tersebut adalah melihat penerimaan pajak reguler dari seluruh korporasi maupun perseorangan. DJP juga akan melihat potensi pada sektor yang terkait dengan naiknya harga komoditas, hal ini akan berpotensi pada meningkatnya penerimaan korporasi, serta melihat seluruh data dari Tax Amnesty. Apabila terdapat harta seperti pabrik yang sebelumnya belum didaftarkan maka tahun ini aka nada tambahan penerimaan pajak dari data tersebut.

“Kita menggunakan seluruh data-data yang ada, seluruh KPP sudah di-assign berdasarkan target mereka dan kita track berapa mereka memenuhi target itu. Yang sudah mencapai target 100% dikirimin pizza oleh Pak Robert, itu strategi khusus,” canda Menkeu.

Di akhir acara, Menkeu menyampaikan publikasi APBN KiTa (Kinerja dan Fakta) yang akan terbit secara rutin setiap bulan mulai Desember 12017. APBN KiTa memuat informasi terkini tentang kinerja, fakta, dan data APBN, termasuk implikasinya terhadap ekonomi serta hasil-hasil konkret APBN dari waktu ke waktu. APBN Kita dapat diunduh pada tautan www.kemenkeu.go.id/APBNKita. (mr/rsa)