Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Tiga Langkah Agar UMKM Dapat Ikut Stimulasi Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta, 02/08/2016 Kemenkeu - Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) telah terbukti menjadi pemain penting dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan menjadi bantalan ekonomi saat terjadi guncangan. World Islamic Economic Forum (WIEF) dapat menjadi forum yang mempertemukan pemerintah dan dunia usaha khususnya UMKM. Untuk meningkatkan peran UMKM dalam menstimulasi pertumbuhan ekonomi, ada tiga langkah yang perlu dilakukan.

Pertama, menekankan pentingnya menghubungkan pemerintah dan pemimpim pasar dengan UMKM, perusahaan start up dan inventor. "Kami harap desentralisasi pertumbuhan dapat memberikan kesempatan lebih bagi UMKM menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat memberikan sambutan dalam WIEF ke-12, di JCC Jakarta pada selasa (02/07).

Kedua, pemerintah dan dunia usaha harus dapat mengembangkan inovasi. "Inovasi menciptakan nilai, dan tentu saja menekan biaya," tambahnya. Salah satu contohnya dalam WIEF ini adalah ideapad, dimana perusahaan pemula bisa bertemu dengan para investor.
 
Terakhir, pentingnya menjadikan hal-hal tersebut di atas menjadi langkah konkret, dimana kebijakan dan diskusi dapat menguntungkan semua pihak, sehingga UMKM dapat menjadi perusahaan yang menguntungkan. "Misalnya dari seminar masterclass dan networking, orang-orang dapat bertemu, berbisnis dan saling tukar pengalaman, sehingga mereka dapat memperkuat diri dan berkontribusi pada aktivitas ekonomi yang sebenarnya," kata Menkeu.(as)