Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Medan, Sumatera Utara (17/01)

Tiga Menteri Tinjau Proyek Infrastruktur di Medan

Medan, 18/01/2018 Kemenkeu - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melakukan kunjungan kerja ke Medan, Sumatera Utara pada Rabu (17/01). Dalam kunjungannya, Menkeu meninjau proyek pembangunan infrastruktur bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

Beberapa lokasi proyek yang ditinjau adalah Proyek Pembangunan Double Track (Elevated Track) Kereta Api di Stasiun Medan, Proyek Pembangunan Kereta Api dan Pelabuhan Kuala Tanjung, Proyek Pembangunan Jalan Tol Tanjung Morawa Ruas Tol MKTT (Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi) dan diakhiri dengan peninjauan ke Proyek Pelabuhan Terminal Petikemas Belawan Fase-2, Pelabuhan Belawan.

"Hari ini kita bertiga bersama-sama melihat berbagai lokasi. Pertama elevated kereta api dari Medan ke Kualanamu. Diteruskan Kuala Tanjung melihat seluruh kompleks Pelindo setelahnya Inalum dan jalan kargo kereta api. Kemudian ke tol di Tanjung Morawa dan sekarang disini melihat pelabuhan Belawan," jelas Menkeu kepada awak media di proyek pelabuhan Belawan.

Peninjauan proyek infrastruktur merupakan salah satu instruksi Presiden kepada para Menteri untuk memantau secara langsung penggunaan anggaran negara dan program yang dijalankan oleh pemerintah. Serta untuk mendengar langsung apa saja yang menjadi kendala dari progres sekaligus untuk melihat apakah ada perkembangan perekonomian yang perlu mendapatkan respons lebih lanjut.

"Katakanlah seperti policy atau kebijakan mengenai penanganan kontainer. Kemudian dari sisi pembiayaan, skema pembiayaan yang dilakukan baik yang berhubungan dengan jalan tol, atau yang berhubungan dengan Pelindo untuk ekspansi sumber dananya dari mana dan bagaimana kita bisa mengoptimalkan berbagai sumber ini tanpa mengurangi kecepatan untuk menyelesaikan proyek," ungkap Menkeu.

Menurutnya dengan peninjauan secara langsung para menteri juga dapat melihat kebutuhan pembangunan tahap selanjutnya. Apabila infrastruktur sudah mulai berjalan, kegiatan ekonomi juga akan meningkat yang membutuhkan support berbagai pihak.

"Jadi ini salah satu bentuk dari kami para Menteri bersama-sama kalau kita diskusi langsung, di lapangan kita langsung merasakan pressure dan tekanan dan langsung menyelesaikan masalah. Karena tidak lagi ada teori-teorinya langsung kita lihat bahwa ini persoalannya real dan harus diselesaikan. Segala macam dari mulai PNBP, skema pembiayaan, penjaminan sampai masalah pembayaran kembali tanah," pungkas Menkeu. (ip/ind/rsa)