Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Tingginya Interest Rate Jadi Tantangan Pengusaha Lokal Hadapi MEA



Jakarta, 30/01/2014 MoF (Fiscal) News – Tingginya interest rate menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku usaha dalam negeri untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun 2015 mendatang. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi di Jakarta, Rabu (29/1).


Menurutnya, tingkat interest rate di Indonesia relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) lainnya. Seperti diketahui, BI rate saat ini sudah mencapai 7,50 persen. Namun, hal tersebut bukan pertama kalinya terjadi, karena Indonesia pernah mengalami tingkat BI rate yang lebih tinggi dari saat ini. “Kita harus lihat regional interest rate, saya tidak bilang BI rate sebagai dasar interest rate, tapi yang dihadapi pelaku usaha kita dari kredit yang mereka ambil atau cost of money dari perbankannya relatif masih lebih tinggi dibandingkan dari pelaku yang sama di negara ASEAN,” terangnya.


Hal tersebut, lanjutnya, menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia untuk berupaya mengimbangi besaran BI rate dengan sejumlah potensi peningkatan daya saing yang dimiliki Indonesia. “Kalau kita mempunyai kelebihan lain, bisa kita imbangi atau kita atasi. Tapi saya tidak mau intervensi atau menggurui bank sentral, karena teman-teman di BI mungkin mempunyai pertimbangan tersendiri,” pungkasnya.(ans)