Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Tingkatkan Kontribusi, BUMN Minta Setoran Deviden Dilonggarkan

 

 

Jakarta, 12/11/2010 MoF (Fiscal) News - Pada tahun 2010, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan kontribusi pada perolehan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar sekitar Rp130 triliun, baik dalam bentuk deviden maupun penerimaan pajak BUMN. Demikian disampaikan Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar saat menjadi pembicara pada Investor Summit and Capital Market Expo 2010 di Jakarta pada Kamis (11/11).

Lebih lanjut ia menjelaskan, kontribusi dalam bentuk pajak BUMN sekitar Rp100,5 triliun, sementara dalam bentuk dividen sebesar Rp29,5 triliun. "Mudah-mudahan nanti di tahun 2014 dapat kita tingkatkan kontribusi kita hingga menjadi Rp160 triliun," ujarnya. Melihat potensi tersebut, Mustafa berharap agar  deviden BUMN tidak ditekankan sebanyak-banyaknya untuk dimasukkan dalam penerimaan negara.  “Namun, deviden yang diperolah dapat diberikan kesempatan untuk diprioritaskan investasi dan penambahan modal kerja (ekspansi),” paparnya.

BUMN, lanjut Mustafa, juga memiliki peran strategis dalam mengisi masa sepinya realisasi APBN. "Berbeda dengan yang lain (kementerian/lembaga), di mana jika 1 Januari DIPA diserahkan, namun umumnya baru efektif di Bulan April. Kalau anggaran BUMN sudah dapat merealisasikannya sejak awal tahun. Pada Januari kita sudah bisa," tegasnya.
(uno)