Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Medan, Sumatera Utara (17/01)

Tol Belmera Tersambung Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi April 2018

Medan, 18/01/18 Kemenkeu - Pembangunan Jalan Tol Tanjung Morawa Ruas Tol MKTT (Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi) seksi 1 (Tanjung Morawa-Parbarakan) sepanjang 10,75 km ditargetkan selesai April 2018. Dengan selesainya seksi tersebut maka Tol MKTT akan tersambung dengan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) sepanjang 34 km yang dikelola oleh PT. Jasa Marga.  

Untuk memantau pembangunan infrastruktur ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Medan, Sumatera Utara pada Rabu (17/01).

“Saya mengajak Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ke Tol MKTT sebagai laporan kami,  Kementerian PUPR atas penggunaan pajak untuk pembangunan infrastruktur,” kata Menteri PUPR saat meninjau pembangunan seksi 1 Tol MKTT sebagaimana dilansir dari rilis resmi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR nomor SP.BIRKOM/I/2018/022.

Menkeu mengatakan berbagai skema pembiayaan digunakan untuk mengatasi masalah pendanaan yang dapat menghambat penyelesaian proyek Infrastruktur. “Seperti pengadaan tanah menggunakan LMAN, dan pembiayaan bridging antara institusi pembiayaan proyeknya dengan PT SMI (Persero). Ini semuanya bisa mengakselerasi penyelesaian proyek,” jelasnya.

Sebagian konstruksi Tol MKTT dibangun  menggunakan APBN sebagai dukungan pemerintah meningkatkan kelayakan finansialnya. Dukungan berupa konstruksi pada Seksi 2 (Kualanamu-Parnarakan) sepanjang 7,05 km dan Seksi 1B (Tanjung Morawa-Parbarakan) sepanjang 7,5 km, dengan progres konstruksi keduanya sudah selesai 100 persen.

Sementara itu, pengusahaan Tol Medan-Binjai merupakan bagian dari penugasan Pemerintah kepada PT Hutama Karya (Persero) dengan nilai investasi Rp1,6 triliun. Pembangunan konektivitas di Sumut terus digenjot dengan dilanjutkannya Tol dari Tebing Tinggi - Parapat sepanjang 104,5 km, Tol Kuala Tanjung-Inderapura-Tebing Tinggi sepanjang 28,75 km dan Tol Inderapura-Kisaran sepanjang 43,55 km. Tol MKTT dan Tol Medan Binjai ditargetkan akan selesai dan tersambung seluruhnya pada akhir Desember 2018.

Untuk Seksi 1A dikerjakan oleh BUJT sepanjang 3,25 km dengan progres tanah 97,05 persen dan konstruksi 70,24 persen. Seksi terakhir yang ditargetkan rampung Desember 2018 yakni Seksi VII (Sei Rampah-Tebing Tinggi) sepanjang 9,3 km, progres tanahnya 84,5 persen dan konstruksi 12,3 persen.

“Tol MKTT dan Tol Medan Binjai ditargetkan akan selesai dan tersambung seluruhnya pada akhir Desember 2018,” kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Hery Trisaputra Zuna.

Apabila sudah tersambung menjadi jaringan jalan tol akan mengurangi biaya logistik, mempersingkat waktu tempuh ke destinasi wisata Danau Toba dari semula 6 jam menjadi 2 jam, mendukung Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai pintu masuk ke Pulau Sumatera dan mendukung bergesernya kawasan industri dari kawasan perkotaan Medan ke Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangke. (rsa/rsa)