Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Total Penerimaan Pajak 2015 Capai Rp1.055,61 Triliun

Jakarta, 11/01/2016 Kemenkeu - Total realisasi penerimaan pajak sampai dengan 31 Desember 2015 mencapai Rp1.055,61 triliun. Dengan demikian, untuk pertama kalinya penerimaan pajak tembus Rp1.000 triliun.

Menurut Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro, angka realisasi tersebut reliable dan dapat dipertanggungjawabkan, karena berasal dari data monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN), bukan dari perhitungan manual.

"Ini angka benar, kita bukan pakai angkanya yang manual dihitung, nggak. Ini kita pakai sistem yang canggih, namanya SPAN. Sistem Perbendaharaan ini yang kemudian yang selalu me-record uang (penerimaan) masuk," ungkapnya dalam konferensi pers terkait penerimaan pajak tahun 2015 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta pada Senin (11/01).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, angka realisasi penerimaan perpajakan merupakan salah satu komponen yang tertuang dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP). Seperti tahun-tahun sebelumnya, LKPP tahun 2015 juga akan diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), untuk menjamin akuntabilitas dan transparansi pelaksanaan anggaran.

“Yang pasti angkanya ini angka yang reliable, dan setiap akhir tahun ada LKPP, diaudit BPK. Nanti BPK yang punya final say berapa besarnya penerimaan, berapa besarnya belanja dan berapa besarnya defisit, itu nanti akan masuk kepada LKPP kita, yang mungkin selesai audit pada sekitar Bulan April (atau) Bulan Mei tahun 2016 ini,” urainya.

Dengan capaian realisasi tersebut, lanjutnya, pertumbuhan penerimaan pajak tahun 2015 adalah sebesar 7,15 persen, atau lebih tinggi dibanding pertumbuhan pada tahun 2014 yang sebesar 6,92 persen.(nv)

 

Selengkapnya pada video berikut: