Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Triwulan I-2014, Tren Pengeluaran Pemerintah Alami Peningkatan



Jakarta, 06/02/2014 MoF (Fiscal) News  - Pertumbuhan konsumsi pemerintah pada triwulan IV-2013 mencapai 34,18 persen, meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan konsumsi pada kuartal III-2013. Peningkatan ini menandakan membaiknya spending pemerintah pada triwulan IV-2013.

Direktur Neraca Pengeluaran Badan Pusat Statistik (BPS) Sri Soelistyowati mengatakan, tren konsumsi atau belanja pemerintah pada triwulan IV-2013 cenderung lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya, karena merupakan puncak penyerapan anggaran. Ia menambahkan, konsumsi pemerintah pada triwulan IV-2013 yang paling tinggi disumbang oleh belanja barang yang tumbuh 58,62 persen dan belanja pegawai yang tumbuh 1,54 persen.


Berdasarkan data BPS, pertumbuhan konsumsi belanja pemerintah pada kuartal IV-2013 (yoy) mencapai 6,45 persen dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 0,66 persen. Konsumsi pemerintah merupakan salah satu penopang pertumbuhan ekonomi triwulan IV-2013, setelah konsumsi rumah tangga sebesar 2,92 persen, Pembentukan Modal Tetap Bruto 1,41 persen.


Sementara, dari sisi penerimaan barang dan jasa mengalami pertumbuhan sebesar 33 persen. “Kalau lihat realisasi bantuan sosial lebih tinggi dibandingkan triwulan III (2013), karena memang banyak bencana di triwulan IV-2013. Dana bantuan sosial dialirkan untuk pemberdayaan sosial, perlindungan sosial, dan penanggulangan bencana,” jelasnya pada Selasa (5/2) di Jakarta.


Ia menambahkan, pada tahun ini, peningkatan belanja pemerintah akan jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Ini memang seasonal, tapi spending pemerintah tahun ini jauh lebih baik,” ujarnya. Lebih lanjut ia memaparkan, belanja pemerintah pada triwulan I-2014 akan cenderung mengalamai peningkatan, terutama untuk belanja infrastruktur dan bencana alam, karena pada awal tahun ini terjadi banyak bencana yang mengakibatkan banyaknya jalan yang mengalami kerusakan. “Kalau tren triwulan I-2013 biasanya belanja pemerintah lebih rendah, tapi karena banyak jalan rusak kemungkinan pemerintah akan meningkatkan belanja infrastruktur di triwulan I (2014), untuk memperbaiki jalan,” jelasnya.(ans)