Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Tunggu DPR, Pemerintah Optimistis Pengambilalihan Inalum Sesuai Jadwal

Jakarta, 28/10/2013 MoF (Fiscal) News – Pemerintah terus berupaya mengejar target pengambilalihan kembali PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dari pihak Nippon Asahan Aluminium (NAA). Demikian diungkapkan Menteri Keuangan M. Chatib Basri di Jakarta, Jumat (25/10). "Kita akan kejar batas waktu per 1 November 2013, supaya Pak Hidayat (Menteri Perindustrian) dan timnya bisa menyelesaikan," katanya.

Pernyataan Chatib itu menyusul tertundanya rapat kerja antara Menkeu dan Komisi XI DPR tentang akuisisi 58,88 persen Inalum, guna meminta persetujuan soal usulan nilai buku yang diajukan pemerintah sebesar 558 juta dolar AS, yang seharusnya digelar Kamis (24/10) akibat rapat kerja saat itu tidak mencapai kuorum.

Seperti diktahui, proses pengambilalihan kembali Inalum sudah mendapat persetujuan dari Komisi VI dan Komisi VII. "Soal Inalum belum selesai. Kami masih menunggu persetujuan DPR. Mungkin di tanggal 30 Oktober ini. Kalau Komisi VI dan Komisi VII sudah. Komisi XI, kalau ada persetujuan, baru kami maju. Tentu pemerintah akan patuh," ujarnya. Menkeu juga masih optimistis Inalum akan kembali ke tangan Indonesia pada 1 November 2013 mendatang. (ak)