Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Turunkan Dwelling Time, Pemerintah Lakukan Koordinasi Lintas K/L

Jakarta, 22/07/2014 MoF (Fiscal) News - Untuk menurunkan dwelling time dalam sistem pelabuhan nasional, pemerintah telah melakukan koordinasi lintas kementerian/lembaga yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung.

Seperti diketahui, salah satu penyebab tingginya ongkos logistik nasional antara lain adalah proses pemasukan dan pengeluaran barang di pelabuhan. “Banyak hal-hal yang harus kita perbaiki terkait dengan jangka waktu (dwelling time) dan hambatan proses-proses yang ada (di pelabuhan),” demikian dikatakan Menko Perekonomian pada acara Laboratorium Pemangku Kepentingan di Aula Djuanda Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (21/7).

Oleh karena itu, untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan koordinasi dalam upaya mengatasi hambatan-hambatan tersebut, pemerintah menyelenggarakan minilab pemangku kepentingan ini. “Metodologi yang dipakai adalah metodologi minilab, artinya setiap K/L ikut terlibat untuk berkomunikasi satu dengan yang lain, berkoordinasi satu dengan yang lain, untuk menciptakan sebuah sistem yang membuat sedemikian rupa agar segala sesuatunya di dalam implementasinya di lapangan itu tidak ditemui kendala,” urainya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan M. Chatib Basri juga menyatakan bahwa kegiatan minilab ini merupakan puncak dari serangkaian kegiatan minilab terkait upaya penurunan dwelling time yang telah diselenggarakan sebelumnya.

Menko Perekonomian meyakini, koordinasi yang baik di level pemerintah ini akan semakin memudahkan para pelaku usaha, baik eksportir maupun importir. Hal ini pada gilirannya akan turut memperbaiki iklim usaha di Indonesia. “ Kemudahan ini juga akan membuat iklim dunia usaha menjadi lebih baik, dan akan makin banyak investasi yang akan masuk ke Indonesia,” jelasnya.(nv)


Berita terkait:

Pemerintah Bertekad Turunkan Dwelling Time