Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
ilustrasi

UKM Perlu Modernisasi Agar Maju

Jakarta, 27/09/2017 Kemenkeu - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, bahwa potensi produk kerajinan di Indonesia sangat besar sekali. Supaya potensi besar industri kerajinan Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia benar-benar bisa melompat dan maju usahanya, Presiden mengingatkan agar terus ada modernisasi industri kerajinan. Hal itu disampaikannya pada Pameran Kriyanusa Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (27/09).

“Modernisasi yang dirancangkan dari hulu sampai hilir, mulai dari mendapatkan bahan baku, pengolahan, pembuatan produk jadi, kemasan, sampai pemasaran. Itu semuanya harus dilihat dan dijalankan dalam sebuah satu paket,” ujar Kepala Negara.

Indonesia memiliki 714 suku dengan budaya yang berbeda-beda sebagai sumber inspirasi untuk produk-produk kerajinan yang unggul. Jika sesama UKM perajin yang bisa bergabung untuk menyewa tempat kerja, misalnya dalam berproduksi, diyakini Presiden akan lebih efisien dan murah dibandingkan kalau berjalan sendiri-sendiri.

“Ini penting sekali, membangun kelompok besar perajin. Harus konsolidasi supaya skala ekonominya bisa besar,” tuturnya.

Kepala Negara menegaskan, sangat banyak sekali produk-produk kerajinan kita yang perlu dikonsolidasikan dan dibuat toko online bersama-sama. Ia juga meminta agar para produsen memperhatikan sisi tren, bahan baku, kemasan serta pemasaran lewat media digital.

“Peluang itulah yang harus kita kejar,” tutur Presiden Jokowi seraya berpesan agar produk-produk kita harus dijual dengan harga mahal. Apalagi produk-produk kerajinan, jangan sekali-kali kita jual murah,” pesannya. (nr/rsa)