Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Utang TPPI ke Pertamina, Harus Dilakukan Restrukturisasi Yang Sehat

 

Jakarta, 15/08/2011 MoF (Fiscal) News - Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo mengatakan, persoalan utang PT Trans Pacific Petrochemical Indonesia (TPPI) kepada Pertamina harus dilakukan secara bisnis to bisnis dan dengan restrukturisasi yang sehat. Demikian disampaikannya saat ditemui di Gedung A.A Maramis Kementerian Keuangan, Jakarta pada Senin (15/8).

Terkait penundaan pembayaran utang oleh TPPI, Menkeu mengaku belum mengetahuinya. "Saya belum dapat kabar, saya belum dengar jelas, tapi saya rasa itu harus dilakukan bisnis to bisnis ya, harus restrukturisasi yang sehat," ujar Menkeu. Menurutnya, sampai hari ini, kedua belah pihak tersebut masih melakukan pertemuan.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Menkeu mengimbau TPPI untuk melunasi seluruh utangnya kepada Pertamina, sebelum melanjutkan program ekspansi bisnisnya. TPPI tidak memiliki alasan untuk menunda pembayaran utang itu, karena sudah mendapatkan kucuran pinjaman dari sebuah bank asing, yang memang harus digunakan untuk melunasi utang dan untuk ekspansi usaha.

Untuk itu Menkeu mendukung restrukturisasi yang sehat terhadap TPPI. Selain dapat memperbaiki kinerja perusahaan, hal tersebut dapat membuat perusahaan itu melunasi semua utangnya. "Saya sudah menegaskan bahwa TPPI harus bisa selesaikan restrukturisasi yang sehat sehingga tagihan-tagihan dari pemerintah atau perusahaan yang dimiliki pemerintah itu dapat terselesaikan. Jadi, saya betul-betul inginkan restrukturisasi bisa diselesaikan secara sehat," jelasnya. (sgd)