Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Wamenkeu: DJBC Tidak Bisa Kerja Sendirian

Jakarta, 21/02/2017 Kemenkeu - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) telah memperkenalkan fasilitas sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) dan penetapan Mitra Utama (MITA) Kepabeanan. Menurut Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo, DJBC membutuhkan dukungan dari stakeholders agar dapat berhasil menjalankan tugas dan fungsinya.

"Bea cukai itu bekerja tidak bisa sendiri, tidak bisa stand alone, maka bea cukai selalu dan harus bekerjasama dengan stakeholdernya, dengan juga mitra kerjanya. Ada dua hal saya kira keberhasilan suatu institusi seperti Bea Cukai yang sangat strategis, yang pertama adalah  akses terhadap informasi dan yang kedua adalah kerjasama," jelasnya saat memberikan keynote speech pada acara Simposium AEO dan MITA Kepabeanan, dengan tema Indonesia Trusted Partners in Securing International Trade and Logistic Supply Chain bertempat di Auditorium Merauke, Kantor Pusat DJBC pada Selasa (21/02).

Program AEO dan MITA Kepabeanan merupakan trusted partner pemerintah untuk bersama-sama bekerja mengamankan arus barang dan rantai pasokan logistik perdagangan internasional. Selain itu, program ini dapat membantu pertumbuhan pembangunan nasional, serta menjaga kepercayaan dan berkomitmen untuk lebih baik lagi. "Kami yakin program AEO dan MITA Kepabeanan sebagai Indonesia Trusted Partner ini menjadikan Bea Cukai makin baik," kata Wamenkeu. (ip/as)