Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Wamenkeu II: Kenaikan BBM Bersubsidi Harus Dilakukan Secepat Mungkin

Jakarta, 27/05/2013 MoF (Fiscal) News – Wakil Menteri Keuangan II Mahendra Siregar mengatakan kenaikan BBM bersubsidi harus dilakukan dengan secepat mungkin. Hal tersebut guna menghindari pembengkakan kuota pemakaian BBM bersubsidi dan untuk menjaga keseimbangan APBN. "Jangan lupa semakin lambat kita melakukan keputusan itu maka volume-nya akan semakin meningkat terus, dan kemudian APBNP-nya menjadi bergerak terus," katanya pada Senin (27/5).

Mahendra juga berharap proses pembahasan APBNP 2013 berjalan lancar, khususnya yang terkait dengan besaran subsidi energi, sehingga dapat menghindari kenaikan harga yang menumpuk jelang bulan suci Ramadhan. "Tapi yang pasti kenaikan harga BBM subsidi tidak 1 Juni 2013 karena dilihat dari jadwal pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2013 akan berakhir 17 Juni ini,” ungkapnya.

Menteri Keuangan M. Chatib Basri saat menyampaikan keterangan pemerintah tentang Pokok-pokok Perubahan APBN Tahun Anggaran 2013 menjelaskan, pemerintah akan melakukan perbaikan kualitas belanja negara dan pembangunan, yang mencakup pengurangan belanja subsidi untuk belanja pembangunan dan pengurangan kemiskinan. "Kami yakin subsidi yang paling baik adalah bagi mereka yang membutuhkan dan peruntukannya tepat sehingga ini adalah target kita bersama,” kata Menkeu.