Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Wamenkeu II: Perlu Perbaikan Laporan Keuangan K/L

Jakarta, 28/06/2013 MoF (Fiscal) News – Kementerian Keuangan menyayangkan enam kementrian/lembaga (K/L) yang mengalami penurunan opini laporan keuangan tahun 2012 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Demikian disampaikan Wakil Menteri Keuangan II Mahendra Siregar di Jakarta, Kamis (27/6).

Menurutnya, penurunan penilaian ini sangat disayangkan, karena menandakan sistem keuangan K/L tidak kuat dan secara keseluruhan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tidak mungkin mencapai hasil terbaik. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan, bukan hanya dari kualitas opini BPK tetapi juga dari semua sektor. “Tentu ini mengganggu betul. Bahwa ada temuan substantif, ini memang harus diperbaiki bukan hanya dari sisi kualitas opininya ada masalah di situ, (yang lebih) penting lagi keuangan negara itu sendiri, karena realitanya memang masih seperti itu,” terangnya.

Berdasarkan data BPK, ada enam entitas yang laporan keuangannya pada tahun 2012 mendapat penilaian Wajar Dengan Pengecualian (WDP), dari sebelumnya Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Enam K/L itu meliputi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Perumahan Rakyat, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan Badan Informasi Geospasial (BIG). Namun, ada tiga entitas yang mengalami kenaikan opini, yaitu Mahkamah Agung yang naik dari WDP menjadi WTP, Badan Pertanahan Nasional dari WDP menjadi WTP dengan Paragraf Penjelas (WTP-DPP) dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dari WTP-DPP menjadi WTP.(ans)