Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Wamenkeu II: Pertumbuhan 5,62 Persen Adalah Realistis

Jakarta, 07/11/2013 Mof (Fiscal) News – Wakil Menteri Keuangan II (Wamenkeu II) Bambang P.S. Brodjonegoro menilai angka pertumbuhan ekonomi pada triwulan III yang hanya tercatat 5,62 persen merupakan angka realistis, karena saat ini sedang terjadi pelemahan ekonomi terutama dari sisi investasi. “Ini sebenarnya dalam perkiraan kita, meskipun kita masih berharap 5,8 persen pada triwulan tiga. Tapi 5,6 persen sudah sejalan dengan kondisi sekarang, bahwa pasti terjadi pelemahan,” kata Wamenkeu II di Jakarta, Rabu (6/11).

Ia mengaku lega dengan angka pertumbuhan 5,62 persen karena memang terjadi pelemahan tapi tidak seburuk yang dibayangkan. “Kita agak lega bahwa memang terjadi pelemahan tapi tidak seburuk yang dibayangkan, karena kalau terlalu dalam, kita khawatir ada dampak ke kemiskinan dan pengangguran,” ungkapnya.


Senada dengan Wamenkeu II, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa juga mengatakan pertumbuhan masih cukup baik, meskipun hanya tumbuh 5,62 persen. “Pertumbuhan 5,62 persen masih cukup baik dibandingkan dengan negara-negara lain yang mengalami koreksi sangat jauh,” kata Hatta. Ia juga mengaku tidak khawatir dengan angka pertumbuhan 5,62 persen pada triwulan III, karena pemerintah memiliki kesempatan untuk memperbaiki defisit neraca transaki yang sempat mengganggu fundamental ekonomi nasional.

Sementara itu, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar mengatakan bahwa angka pertumbuhan ekonomi pada triwulan III yang sebesar 5,62 persen merupakan angka yang tidak dikhawatirkan oleh investor. Hal ini lantaran angka itu masih relatif tinggi. Menurutnya, angka tersebut justru memberikan peluang untuk menstabilkan neraca transaksi berjalan. “Ini memberikan peluang untuk sesuai yang berimbang dari aspek neraca transaksi berjalan, karena tekanan akibat tingginya laju impor bisa mulai dikurangi,” ungkap Mahendra. (nic)