Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Wamenkeu Mardiasmo memberikan paparan pada acara Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXI Tahun 2017 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Ruang Bhinneka Tunggal Ika, Gedung Panca Gatra Lemhannas, Jakarta pada Kamis (06/09).

Wamenkeu: Kerja Bersama, Bukan Masing-Masing Kerja

Jakarta, 07/09/2017 Kemenkeu - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo memaparkan komitmen Presiden untuk fokus kepada kebijakan pemerataan ekonomi yang berkeadilan. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama antar Kementerian/Lembaga dan antar sektor. "Tahun 2017 ini adalah tahun kerja bersama. Bukan masing-masing kerja. Kerja sama berkolaborasi antar daerah, antar K/L dan antar sektor untuk pemerataan ekonomi yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," jelasnya pada acara Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXI Tahun 2017 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Ruang Bhinneka Tunggal Ika Gedung Panca Gatra Lantai 3 Lemhannas, Jakarta,Kamis, (06/09). 

Ia menambahkan ketahanan nasional Itu bisa diartikan sangat diperlukan bagi bangsa yang sedang membangun berjuang dan menggapai cita-cita nasional. Hal itu menurutnya juga beriringan dengan ketahanan nasional yang bertujuan untuk menjamin identitas integritas kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasionalnya."Ketahanan nasional itu termasuk ketahanan ekonomi ketahanan pertahanan keamanan ketahanan sosial budaya yang dapat mendukung tujuan pembangunan nasional," terangnya. 

Menurut Wamenkeu, tantangan dan perjuangan untuk seluruh komponen bangsa untuk mengentaskan kemiskinan, meningkatkan produktivitas, meningkatkan daya saing mengurangi ketimpangan, tata kelola yang baik serta institusi yang bersih dan sehat diperlukan sinergi seluruh komponen bangsa. Hal itu diperlukan untuk mewujudkan masyarakat adil makmur dan sejahtera di tengah keterbatasan fiskal pemerintah untuk membiayai pembangunan nasional. "Indonesia memanggil Anda mewujudkan pembangunan yang berkeadilan bukan hanya equally namun juga equity, maju dan tumbuh bersama sebagai bangsa yang besar," tutupnya. (ip/nr)