Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo memberikan arahannya dalam acara Diskusi Kementerian Keuangan dengan seluruh Kepala Perwakilan dalam Negeri (KPwDN) Bank Indonesia (BI) bertempat di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) (07/02)

Wamenkeu: Sinergi Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter Dorong Percepatan Pembangunan

Jakarta, 08/02/2018 Kemenkeu - Sinergi antara lingkup kebijakan fiskal dan lingkup kebijakan moneter dapat mendorong percepatan pencapaian tujuan pembangunan. Hal tersebut diutarakan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo dalam arahannya pada acara Diskusi Kementerian Keuangan dengan seluruh Kepala Perwakilan dalam Negeri (KPwDN) Bank Indonesia (BI) bertempat di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Rabu (07/02).

"Jadi kalau ini diakomodasi, semua disinergikan, SDM-nya, sumber dayanya, semuanya dan melalui koordinasi antara BI dan pemerintah. Ini hasilnya luar biasa," ungkap Wamenkeu.

Wamenkeu menambahkan, sinergi yang baik mampu meningkatkan value for money sehingga program- program pembangunan lebih berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

"Yang namanya value for money itu adalah bagaimana bisa melaksanakan ini semua secara efisien, efektif tapi jangan lupa kemudian menambahkan, mengikutkan swasta dan sinergi dengan daerah," terangnya.

Sinergi yang baik dapat tercipta jika pandangan dan komitmen telah disatukan serta informasi dan komunikasi berjalan dengan baik. Semua untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang adil, merata dan berkesinambungan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

"Informasi tidak hanya menjadi publikasi, namun juga harus menjadi pendorong aksi, sinergi yang menghasilkan bauran kebijakan yang efektif untuk mendorong dan mengakselerasi upaya pencapaian kesejahteraan masyarakat," pungkas Wamenkeu. (ip/ind/nr)