Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Wapres Membuka Perdagangan Bursa Efek Indonesia 2017

Jakarta, 03/01/2017 Kemenkeu – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla secara resmi membuka perdagangan Bursa Efek Indonesia tahun 2017 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta pada Selasa (03/01). Dalam sambutannya Wapres Jusuf Kalla menyampaikan beberapa hal terkait pelambatan ekonomi global yang sedang terjadi, beliau berharap perekonomian Indonesia lebih baik di tahun ini. 
 

"Pertama saya ingin mengucapkan selamat tahun baru 2017, semoga di tahun ini akan memberikan harapan yang lebih baik, meskipun menyadari dunia ada perlambatan," jelas Wapres membuka pidatonya.
 

Pada kesempatan yang sama Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati turut memberikan sambutan dalam acara tersebut. Dalam sambutannya Menkeu berharap kepada seluruh pelaku pasar bursa untuk terus melakukan perbaikan di dalam kinerja tidak hanya dari sisi market kapitalisasi namun juga dari sisi berapa jumlah perusahaan yang bisa masuk bursa.
 

“Hingga akhir 2016, Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki 540 emiten dari tahun sebelumnya 524 atau hanya mencatatkan kenaikan jumlah emiten sebanyak 16 emiten baru. Jumlah tersebut terendah dalam tujuh tahun terakhir,” ungkap Menkeu.

 

Lebih lanjut, Menkeu menyampaikan bahwa pasar modal bisa menjembatani dan memfasilitasi masyarakat yang butuh investasi dan memberi kesempatan bagi pengusaha yang membutuhkan dana untuk melakukan ekspansi, oleh karena itu Menkeu berharap jumlah perusahaan atau emiten di bursa terus bertambah.
 

"Sedangkan, nilai kapitalisasi pasar tembus Rp 5.500 triliun lebih. Oleh karena itu kita harus refleksi karena kapitalisasi pasar naik tajam, namum perusahaan yang masuk sedikit itu bukan indikator yang sehat dan membanggakan," katanya. (anh/rsa)