Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Menteri Keuangan melantik pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Keuangan dan pejabat pada Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN Periode 2021 – 2025, di Aula Djuanda Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (30/04/2021) pagi.
Judul : Menkeu: Kementerian Keuangan Harus Saling Bersinergi
Tanggal : 30/04/2021 13:30:00
Kontak : Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Sekretariat Jenderal, Kementerian Keuangan, e-mail: kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id Telp. 134

Menkeu: Kementerian Keuangan Harus Saling Bersinergi

Jakarta, 30 April 2021 Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melantik pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan pejabat pada Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN Periode 2021 – 2025. Meskipun dalam posisi baru, Menkeu berharap para pejabat tersebut dapat segera beradaptasi dengan cepat, karena sudah lama bergabung di Kemenkeu. Kecepatan beradaptasi tersebut tidak terlepas dari kondisi Indonesia yang saat ini masih dilanda pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Menkeu juga mengingatkan bahwa kekuatan untuk pulih ini harus dilakukan secara bersama-sama, dan tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri.

“Kementerian Keuangan harus semuanya bersikap saling mendukung. Kita harus saling bersinergi karena tidak ada satupun fungsi Kementerian Keuangan yang bisa dijalankan secara eksklusif. Tidak ada satupun unit yang merasa lebih hebat dan lebih berjasa dibandingkan yang lain,” kata Menkeu saat memberikan arahan setelah pelantikan di Aula Gedung Djuanda I, Kemenkeu.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih berperan sentral dalam mendorong pemulihan ekonomi, melindungi masyarakat, dan menangani pandemi. APBN berhasil menahan dampak pandemi Covid-19 dan mencegah kontraksi ekonomi yang lebih dalam di tahun 2020. Utamanya di tahun 2021, APBN terus bekerja keras untuk pemulihan ekonomi dan akan tetap ekspansif, namun secara hati-hati kita akan melakukan konsolidasi fiskal. Sebagai bendahara negara, semua sektor di Kemenkeu berperan sangat penting dalam pengelolaan keuangan negara tersebut.

“Keuangan negara adalah satu kesatuan. Penerimaan negara dari pajak, bea dan cukai, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), semuanya memiliki peran sama penting. Belanja negara, baik itu belanja melalui kementerian negara dan lembaga, transfer ke daerah, dan belanja yang dikelola oleh Bendahara Umum Negara, semua memiliki peran yang sangat strategis. Pembiayaan, investasi dan seluruh aset negara memiliki peran yang luar biasa juga penting. Dan seluruh sektor-sektor yang mendukung, apakah itu kesekjenan, Irjen, BPPK, semuanya memiliki peran yang tidak terpisahkan,” jelas Menkeu.

Perubahan jabatan seperti rotasi, mutasi, maupun promosi di Kemenkeu merupakan suatu hal yang lumrah, karena ditujukan untuk kemajuan organisasi. Sehingga, setiap pegawai maupun pejabat di Kemenkeu harus siap dengan lingkungan pekerjaan berbeda di seluruh Indonesia. “Keuangan negara menjadi instrumen penting untuk membangkitkan Indonesia kembali. Ini sebuah tantangan yang luar biasa. Saya sangat menghargai dan berterima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan di manapun anda ditugaskan, pada posisi apapun. Anda semuanya adalah pahlawan bagi saya dan bagi Indonesia,” pungkas Menkeu.

***

Rahayu Puspasari
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi
Sekretariat Jenderal, Kementerian Keuangan

  • SP39_Menkeu; Kementerian Keuangan Harus Saling Bersinergi Unduh