Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN


#SukukRitel010
Investasi Rakyat Penuh Manfaat

Jembatan Petuk terbentang megah di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Jembatan sepanjang 320 meter ini menghubungkan Kelurahan Kolhua dan Kelurahan Naimata. Membuka akses yang menghubungkan Pelabuhan Tenau Kupang di Selatan Kota Kupang menuju Kabupaten Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu & Malaka. Biaya pembangunan jembatan ini pembangunan jembatan ini bersumber dari investasi Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara.

undefined

Mengenal Sukuk Ritel

  undefined
Kata Mereka
undefined
Cara Investasi
 
  undefined
Dari Kita Untuk Kita
undefined
Simulasi Sukuk
 
  undefined
Mengenal Sukuk
undefined
Mengapa Sukuk?
 

Ada banyak cara untuk berpartisipasi dalam pembangunan, salah satunya dengan berinvestasi di Sukuk Ritel seri SR-010 Tahun 2018 (#SukukRitel010). #SukukRitel010 adalah produk investasi syariah masyarakat Indonesia yang dijamin 100% oleh Negara dan sangat menguntungkan.

5,90%
Imbalan per tahun, dibayar setiap bulan 

3 Tahun
Tenor

Rp5 Juta
Minimum Pembelian

23 Februari - 16 Maret 2018
Periode Pemesanan

Kata Mereka

undefined

“Instrumen keuangan berbasis syariah di Indonesia punya potensi besar dan peran penting dalam kegiatan pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Berarti kita sekarang memiliki alternatif-alternatif dalam berinvestasi. Ini lah kebhinekaan negara kita”

Joko Widodo
Presiden Republik Indonesia

undefined

“Dengan membeli Sukuk Ritel, maka Anda telah memilih instrumen investasi yang aman namun juga sangat berguna bagi masyarakat karena ikut membiayai proyek pembangunan kita seperti pembangunan infrastruktur jalan, fasilitas air bersih, irigasi, pelabuhan laut, dan airport dan pembangunan lainnya”

Sri Mulyani Indrawati
Menteri Keuangan Republik Indonesia

undefined

“Saya berharap agar investasi di sukuk ini makin diminati umat muslim dan dapat berkembang pesat”

KH. Ma’ruf Amin
Ketua Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia

Dari Kita Untuk Kita

Tujuan utama #SukukRitel010 adalah untuk membiayai percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Dana hasil penerbitan #SukukRitel010 akan digunakan untuk membiayai pembangunan jalan, jembatan, bendungan, irigasi, asrama haji, KUA, sarana pendidikan tinggi, dan lain-lain. Berikut hasil pembangunan yang pembiayaannya dari Sukuk Negara:

undefined
Pembangunan Jalur Kereta Double Track Cirebon Kroya, dibiayai dari Sukuk Negara T.A 2013-2014
undefined
Pembangunan Asrama Haji Medan, dibiayai dari Sukuk Negara T.A 2014
undefined
Jalan Bebas Hambatan (Tol) ruas Solo-Kertosono yang saat ini sedang dibangun pemerintah dan akan rampung pada 2018
undefined
Pembangunan Underpass Simpang Mandai Makassar, dibiayai dari Sukuk Negara T.A 2015-2017

Mengenal #SukukRitel010

#SukukRitel010 adalah seri Sukuk Ritel ke-10 yang diterbitkan oleh Pemerintah kepada individu Warga Negara Indonesia. Sebagai produk investasi syariah, #SukukRitel010 menawarkan investasi yang aman, mudah, terjangkau, halal, dan menguntungkan.

undefined

Mengapa Berinvestasi di #SukukRitel010?

Selain bermanfaat bagi bangsa dan Negara, Anda pun akan memperoleh banyak keuntungan dengan berinvestasi di #SukukRitel010, antara lain:

undefined

Cara Investasi #SukukRitel010

Anda dapat menghubungi/mendatangi Agen Penjual yang telah ditunjuk oleh pemerintah dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Tersedia 22 Agen Penjual yang bisa menjadi pilihan anda untuk memesan #SukukRitel010, sebagai berikut:

Bank BRI Syariah Bank OCBC NISP
Bank Central Asia Bank Panin
Bank Commonwealth Bank Permata
Bank Danamon Indonesia Bank Rakyat Indonesia
Bank DBS Indonesia Bank Syariah Mandiri
Bank HSBC Indonesia Bank Tabungan Negara
Bank Mandiri CIMB Niaga
Bank Maybank Indonesia Citibank N.A. Indonesia
Bank Mega MNC Sekuritas
Bank Muamalat Indonesia Trimegah Sekuritas Indonesia
Bank Negara Indonesia Standard Chartered Bank

 

Prosedur pemesanan #SukukRitel010

undefined undefined
Buka Rekening
Membuka rekening dana pada salah satu bank umum dan rekening surat berharga pada salah satu bank kustodian (jika diperlukan)
Sediakan Dana
Menyediakan dana yang cukup sesuai jumlah pesanan pembelian #sukukritel010
undefined undefined
Isi Formulir
Mengisi dan menandatangani formulir pemesanan. Lalu menyampaikan fotocopy KTP, dan bukti setor kepada Agen Penjual
Penjatahan & Setelmen
Menunggu hasil penjatahan dari Pemerintah.

Jadwal Penerbitan Sukuk Ritel SR-010

No. KEGIATAN WAKTU
1. Penetapan imbalan & final Terms & Conditions Kamis, 22 Februari 2018
2. Masa penawaran Jumat, 23 Februari - Jumat, 16 Maret 2018
3. Penjatahan Senin, 19 Maret 2018
4. Setelmen Rabu, 21 Maret 2018
5. Pencatatan di Bursa Kamis, 22 Maret 2018

Risiko Investasi di Sukuk Ritel

undefined Risiko Gagal Bayar (Default Risk)?
Risiko ini hampir tidak ada di Sukuk Ritel. Karena pembayaran pokok dan imbalan Sukuk Ritel dijamin penuh oleh negara (berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2008).
undefined Risiko Likuiditas (Liquidity Risk)?
Risiko likuiditas adalah potensi kerugian apabila sebelum jatuh tempo Pemilik Sukuk Ritel yang memerlukan dana tunai mengalami kesulitan dalam menjual Sukuk Ritel di pasar sekunder pada tingkat harga (pasar) yang wajar.
undefined Risiko Pasar (Market Risk)?
Risiko pasar adalah potensi kerugian bagi investor apabila terjadi kenaikan tingkat suku bunga yang menyebabkan penurunan harga Sukuk Ritel di pasar sekunder. Kerugian (capital loss) dapat terjadi apabila investor menjual Sukuk Ritel di pasar sekunder sebelum jatuh tempo pada harga jual yang lebih rendah dari harga belinya.

Simulasi Investasi di #SukukRitel010

Perhitungan di bawah ini hanya sebagai contoh/ilustrasi, belum memperhitungkan pembayaran pajak atas imbalan serta biaya lainnya.

Ilustrasi I

Investor A membeli Sukuk Ritel di pasar perdana sebesar Rp70 juta, dengan tingkat imbalan 7% per tahun. Jika Sukuk Ritel tersebut tidak dijual sampai dengan jatuh tempo, maka hasil yang diperoleh adalah:

-Imbalan  = (Rp70.000.000 x 7% x 1/12)= Rp408.333 (diterima setiap bulan sampai dengan jatuh tempo).

-Nilai Nominal = Pada saat jatuh tempo, investor A menerima kembali nilai nominal Sukuk Ritel sebesar Rp70 juta.

Ilustrasi II

Investor B membeli Sukuk Ritel di pasar perdana sebesar Rp70 juta, dengan tingkat imbalan 7% per tahun. Jika Sukuk Ritel tersebut dijual di pasar sekunder dengan harga 102%, maka hasil yang diperoleh adalah:

-Imbalan  = (Rp70.000.000 x 7% x 1/12)= Rp408.333 (diterima setiap bulan sampai dengan saat dijual).

-Capital gain = Rp70.000.000 x (102-100)% = Rp1.400.000.

-Total hasil yang diterima adalah Rp71.400.000 (nilai nominal Sukuk Ritel + capital gain).

Ilustrasi III

Investor C membeli Sukuk Ritel di pasar perdana sebesar Rp70 juta, dengan tingkat imbalan 7% per tahun. Jika Sukuk Ritel tersebut dijual di pasar sekunder dengan harga 98%, maka hasil yang diperoleh adalah:

-Imbalan  = (Rp70.000.000 x 7% x 1/12)= Rp408.333 (diterima setiap bulan sampai dengan saat dijual).

-Capital loss  = Rp70.000.000 x (98-100)% = - Rp1.400.000.

-Total hasil yang diterima adalah Rp68.600.000 (nilai nominal Sukuk Ritel - capital loss).

 

 

Pertanyaan, Saran, dan Masukan:

Kementerian Keuangan Republik Indonesia 
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko
Direktorat Pembiayaan Syariah
Email : sukuknegara@kemenkeu.go.id
Twitter : @DJPPRkemenkeu
Telepon : (021) 3516296