Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN


2016

Pelaksanaan Change

Manajemen perubahan berperan penting dalam penyampaian program Transformasi Kelembagaan kepada para pemangku kepentingan utama. Dalam rangka mengkomunikasikan Program Transformasi Kelembagaan dan capaiannya, Central Transformation Office telah melaksanakan beberapa kegiatan manajemen perubahan diantaranya roadshow Transformasi Kelembagaan, penetapan Duta Transformasi Kelembagaan, penyampaian BERAKSI, Open Forum Internal, Open Forum Stakeholder, Bincang Transformasi serta Optimalisasi Media Sosial.

1. Roadshow Transformasi Kelembagaan

Pada tahun 2016, telah dilaksanakan satu kali roadshow  pada tanggal 20-22 Maret 2016 di Bandung dengan mengusung tema Penguatan Partisipasi Pegawai Kemenkeu dalam Implementasi Inisiatif Program Transformasi Kelembagaan. Roadshow tersebut dilaksanakan untuk memperkuat komitmen pimpinan dan meningkatkan partisipasi pegawai dalam program Transformasi Kelembagaan terutama yang berada di Wilayah Jawa Barat dan Banten.

Kegiatan roadshow program TK dibuka oleh Menteri Keuangan pada tanggal 20 Maret 2016. Dilanjutkan dengan acara roadshow tanggal 21 Maret 2016 dipimpin oleh Wakil Menkeu dan dihadiri oleh seluruh Pimpinan Unit Eselon I, PMO dan Duta TK, Perwakilan Pejabat Eselon II di Sekretariat Jenderal, Unit Vertikal Jawa Barat dan Banten, dan Perwakilan Pejabat Eselon III Unit Vertikal Jawa Barat dan Banten, dengan total kurang lebih 230 peserta. Bersamaan dengan acara roadshow, dilaksanakan acara Bincang Pagi yang dihadiri oleh Pejabat Eselon IV dan Pelaksana di wilayah Bandung Raya, dengan total peserta kurang lebih 270 peserta.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan sebagai rangkaian kegiatan roadshow, yaitu:

  1. Pembukaan oleh Menteri Keuangan.
  2. Presentasi dan tanggapan oleh Pimpinan Unit Eselon I terkait capaian program Transformasi Kelembagaan dan penyampaian apresiasi kepada Pemilik Insiatif yang seluruh  key outcomes-nya telah berhasil dicapai.
  3. Peluncuran SPT Loader oleh Wakil Menteri Keuangan dan demo SPT Loader oleh Walikota Bandung (Ridwan Kamil).
  4. Bincang Transformasi dengan pejabat eselon IV dan pelaksana di wilayah Bandung Raya dengan CTO dan PMO. Terdapat enam saung yang disediakan bagi para PMO dan Peserta yaitu Saung Sentral, Saung Penganggaran, Saung Perpajakan, Saung Kepabeanan dan Cukai, Saung Perbendaharaan I dan Saung Perbendaharaan II. Para peserta dibagi menjadi enam kelompok, setiap kelompok mendapatkan informasi terkait implementasi program TK sesuai masing-masing tema selama 30 menit.

2. Open Forum Internal

Open Forum ini dilaksanakan dalam rangka menjaring feedback atas efektivitas output program Transformasi Kelembagaan dari stakeholder internal Kementerian Keuangan, menjalin komunikasi dengan petugas di tingkat pelayanan, dan menjaga serta meningkatkan sense of belonging terhadap program Transformasi Kelembagaan. Sebanyak 188 pegawai Kemenkeu mengikuti kegiatan ini yang terdiri dari Initiative owner  dan Audience yang merupakan stakeholder yang sehari-harinya melaksanakan output dari Transformasi Kelembagaan yang akan didiskusikan (targeted audience). 

Beberapa topik yang dibahas yaitu mini ATM, e-faktur, Monitoring Room DJBC, Arsitektur dan Informasi Kinerja (ADIK) dan Monev Anggaran, MPN G2, OM SPAN, Regulasi PP 27 Tahun 2014, RKBMN, Asuransi BMN, Kajian pajak SBN, KMK Penghargaan Pegawai dan Talent Management. Hasil dari pembahasan telah disampaikan kepada Initiative Owner dan PMO untuk kemudian ditindaklanjuti.

3. Open Forum Stakeholder

Open Forum Stakeholder dilaksanakan untuk mendapatkan masukan dari pemangku kepentingan terkait perumusan IS baru RBTK. Pada kegiatan tersebut dilakukan penajaman initiative charter baik terkait latar belakang, milestones, outcomes dan indikasi kebutuhan anggaran.

Hasil dari pembahasan dalam Open Forum digunakan sebagai bahan pembahasan dengan para Staf Ahli Menteri Keuangan, yang selanjutnya dibahas bersama Menteri Keuangan pada kegiatan Leaders’ Offsite Meeting. Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan pejabat dan pegawai Kementerian Keuangan memiliki ownership dan komitmen dalam menjalankan program RBTK.

4. Bincang Transformasi

Selain menyelenggarakan Bincang Transformasi yang dirangkaikan dengan kegiatan roadshow, Bincang Transformasi juga dilaksanakan pada acara lain seperti Diklatpim IV, Festival Literasi, pertemuan Mezzanine Club dan juga kegiatan Bincang Transformasi yang dilaksanakan secara mandiri.

Pada bulan Februari, CTO mengundang sekitar 20 Anggota yang aktif dalam Mezzanine Club dalam rangka mengkomunikasikan perubahan di Kemenkeu dan sekaligus mendapatkan masukan terkait implementasi Transformasi Kelembagaan.

Selanjutnya pada awal bulan April dilakukan Bincang Transformasi yang mengundang pejabat/pegawai Kemenkeu yang aktif dalam komunitas tertentu di luar Kemenkeu seperti komunitas fotografi, blogger, relawan, dll. Pada Bincang Transformasi tersebut, dilakukan diskusi mengenai program Transformasi Kelembagaan dan sharing mengenai KMK 7/2016 mengenai Pemberian Penghargaan bagi PNS di Lingkungan Kementerian Keuangan.

Pada akhir bulan April, dilakukan Bincang Transformasi yang mengundang pejabat/pegawai yang masuk dalam kategori Gen-Y untuk berdiskusi terkait program TK dan beyond work-life balance. Dalam diskusi tersebut terdapat kesimpulan bahwa penghargaan atau kesempataan yang bersifat material cukup penting bagi pegawai, namun kesempatan untuk beraktualisasi dan penghargaan yang bersifat recognition ternyata jauh lebih penting.

Kesempatan untuk berdiskusi dengan pejabat dan pegawai terkait program TK juga dilakukan melalui sharing session dalam kegiatan Diklatpim IV. Kegiatan ini dinilai cukup penting karena peserta sharig session adalah para calon pemimpin/leaders di Kemenkeu, yang secara langsung atau tidak langsung terlibat dalam implementasi program TK. Untuk sharing session dalam Festival Literasi, CTO berinteraksi dengan pejabat/pegawai yang diundang oleh Biro KLI untuk berdiskusi mengenai buku CITRA (Catatan Inspirasi Transformasi). CTO juga aktif berdiskusi dengan pegawai dalam kegiatan Mezzanine Club.

5. Optimalisasi Penggunaan Media Sosial

Dalam melakukan komunikasi perubahan, CTO telah memanfaatkan teknologi informasi yang tersedia yaitu melalui pemanfaatan website dan penggunaan media sosial baik Facebook, Twitter maupun Instagram.